Semrawutnya penataan parkir di Pasar dan ditambah semakin menjamurnya parkir liar menjelang lebaran menjadi sorotan Wali Kota Bogor Bima Arya. Untuk menangani persoalan tersebut, Wali Kota merotasi Kepala Seksi (Kasi) Perparkiran Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor yang dilantik di Pasar Kebon Kembang, Kamis (22/06/2017) pagi.

Kasi Perparkiran Dishub Kota Bogor yang sebelumnya dijabat Rudi Partawijaya digantikan Suratman, Rudi Partawijaya dirotasi menjadi Kepala Seksi (Kasi) Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Bogor, sementara itu Anwar Sulaeman yang sebelumnya menjabat (Kasi) Pengujian Kendaraan Bermotor Dishub Kota Bogor dirotasi menjadi Kepala Seksi (Kasi) Pengembangan Multimedia Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Diskominfostandi) Kota Bogor.

Bima mengatakan, pelantikan kali ini agak berbeda dan khusus karena terkait dengan satu posisi yang sangat penting berkaitan dengan masalah perparkiran. Prioritas utama di Kota Bogor adalah menanggulangi masalah kemacetan dan salah satu penyebabnya karena parkir yang tidak teratur, liar dan semrawut. 

“Banyak keluhan dari warga mengenai persoalan parkir. Pembiaran parkir tidak pada tempatnya dan kemana uang retribusi parkir mengalir serta sejauh mana parkir bisa memberikan kontribusi bagi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD),” kata Bima.

Tugas Pemerintah Daerah adalah melayani warga, menyelesaikan masalah dan merespon apa yang dibutuhkan warga. Langkah Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor hari ini adalah untuk menjawab keluhan warga yang sudah lama. Bima meminta kepada seluruh petugas terkait perparkiran untuk betul-betul memperhatikan hal ini. 

“Kepada saudara Suratman, kami tahu saudara adalah bekas petinju. Kami tahu petinju itu pemberani, kadang-kadang nekat dan fighter. Oleh karenanya kami berharap bahwa saudara dapat menjalankan tugasnya dengan berani dan ulet. Ingat saudara bukan yang membuat kebijakan karena yang membuat kebijakan adalah Wali Kota. Jadi saudara hanya melaksanakan tugas dilapangan. Amankan seluruh kebijakan Wali Kota,” jelas Bima dalam arahannya.

Selain memberikan arahan kepada Kasi Perparkiran yang baru, ia juga menekankan kepada para juru parkir di lapangan, amankan kebijakan Wali Kota. Pertama, lakukan tindakan yang tegas dalam mengatur perparkiran. Jangan tunduk pada kepentingan-kepentingan yang lain kecuali kebijakan Pemerintah Kota Bogor yang resmi. 

“Apakah anda siap ? Sekali lagi kepada jukir (juru parkir) apakah anda siap ?,” kata Bima kepada petugas Dishub dan juru parkir. 

Bima juga meminta Kasi Parkir dan jajaran terkait, dibawah koordinasi Kepala Dishub Kota Bogor untuk menjalankan tugas dengan berani, pantang menyerah dan tidak tunduk kepada kepentingan apapun, kecuali kebijakan Pemerintah Kota untuk mensejahterakan rakyat, mengurangi kemacetan, mengelola kesemrawutan. 

Selain itu ia berharap, seluruh jajaran perpakiran dibawah Dishub Kota Bogor memastikan bahwa sistem pengelolaan perpakiran berjalan dengan baik, transparan, sehingga uang rakyat kembali ke rakyat.

“Ingat dua hal ini, parkir untuk mencegah kemacetan dan parkir untuk mendongkrak PAD,” jelasnya. 

Bima menegaskan, akan terus mengevaluasi kinerja seluruh petugas terkait agar dua hal ini bisa tercapai dengan baik. Khusus untuk memasuki hari istimewa, lebaran dan pasca lebaran Bima meminta seluruh dinas terkait juga ikut serta untuk memastikan tidak diam, “tidak tidur”, dan tetap fokus mengelola kesemrawutan. 

“Pasar ini ada titik dimana saat ini sampai beberapa hari kedepan akan dipenuhi ratusan ribu masyarakat yang datang. Karena itu energi kita, niat kita, akan difokuskan pada titik-titik ini, Pasar Anyar, pasar Bogor dan pasar lainnya untuk memberikan kenyamanan warga,” tuturnya.  (Tria/Hari) SZ

Komentar (0)


    Belum ada komentar untuk postingan ini

Komentari