Setelah Senin (19/06) kemarin melakukan peninjauan dan penertiban parkir liar maupun  Pedagang Kaki Lima (PKL) dadakan di Pasar Anyar, Wali kota Bogor Bima Arya, Selasa (20/06/2017) kembali melakukan peninjauan untuk memastikan kawasan yang sudah ditertibkan tidak kembali menimbulkan kesemrawutan dan kemacetan.

Didampingi Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Rakhmawati, Kasatpol PP Heri Karnadi, Dirut Pasar Pakuan Jaya Andi Latif, Camat Bogor Tengah Lili Sutarwili, Sekretaris Dinas Koperasi dan UMKM Kota Bogor Priyatna Syamsah dan Kepala Dinas lingkungan Hidup (DLH) Elia Buntang kembali meninjau kawasan tersebut.

“Terima kasih atas kritikan yang telah disampaikan warga Kota Bogor. Pasar Anyar macet karena banyaknya pedagang yang melewati batas yang telah ditentukan (offside) dan parkir liar yang dibiarkan, sehingga keduanya mengambil badan jalan. Saya minta petugas Satpol PP dan Dishub Kota Bogor untuk lebih tegas. Kalau masih ada parkir liar akan saya tindak,” tegas Bima.

Untuk mencegah para PKL tidak berjualan dan dan parkir liar tidak mengambil badan jalan, pihaknya memberikan pembatas sehingga para pedagang maupun yang akan memarkirkan kendaraanya tidak melewati batas yang telah ditentukan. “Saya akan pantau terus sampai akhir minggu agar tidak ada lagi kemacetan, paling tidak kami kelola  dan kami minimalisir kemacetan di Pasar Anyar,” jelas Bima.

Seusai meninjau Pasar Anyar, Bima langsung memimpin rapat dadakan dalam mencari solusi mengenai kondisi dan kemacetan terutama menjelang akhir dan pasca Ramadhan, bagi semua pihak terkait agar diminta konsentrasi pada pengamanan pasar, mengurangi kesemrawutan dan kemacetan yang ada di Pasar Anyar.

“Nanti akan diatur sistem piket dengan penempatan petugas, dipasang penanda-penanda agar pada intinya pedagang tidak offside (melebihi garis yang telah ditentukan) dan parkir tidak sembarangan. Untuk Dinas Lingkungan Hidup saya minta agar sampah terangkut dengan baik,” kata Bima yang menambahkan akan melakukan koordinasi dengan petugas kepolisian dan Brimob untuk membantu pengamanan di Pasar Anyar. (humas:rabas/indra) SZ

Komentar (0)


    Belum ada komentar untuk postingan ini

Komentari