Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Perhubungan (Dishub), Selasa (16/05/2017), mulai melakukan uji coba pelaksanaan rerouting angkutan kota (angkot). Untuk tahap awal ini dilakukan uji coba terhadap dua trayek atau koridor terlebih dahulu, yaitu trayek atau koridor TPK 2 Bubulak-Baranangsiang-Ciawi dan TPK 3 Bubulak-Sukasari-Ciawi.

Dijelaskan Kepala Dishub Rakhmawati di sela kegiatan berlangsung, uji coba pelaksanaan pelayanan pada trayek atau koridor TPK 2 dan TPK 3 ini berdasarkan hasil rapat pada 8 Mei 2017 lalu antara Dishub, Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Angkutan Darat (Organda) Kota Bogor, para pimpinan 15 badan hukum angkot serta Polresta Bogor Kota dan jajaran Satlantas Polresta Bogor Kota.

"Dari hasil rapat itu disepakati skema yang digunakan pada pengalihan kendaraan bekas 02, 03, 07, 09, dan 21 itu berdasarkan persentase jumlah kendaraan yang dimiliki badan hukum pada trayek tersebut," jelas Rakhmawati.

Untuk uji coba pelaksanaan rerouting terhadap terhadap dua trayek atau koridor itu, dikatakan Rakhmawati, dilakukan kepada 243 angkot dengan terus dilakukannya pengawasan dan monitoring dalam pelaksanaannya.

"Kami (Dishub) terus juga melakukan sosialisasi kepada masyarakat, agar mereka semuanya dapat mengetahui dan memahami adanya program rerouting ini. Para petugas akan terus berada di lapangan untuk memantau, meskipun para sopir sendiri sudah mengetahui soal ini," paparnya.

Sedangkan mengenai tarif angkot yang baru ini, dirinya menuturkan bahwa masih dalam tahap evaluasi. Kendati untuk sementara diberlakukan tarif sebesar Rp 5 ribu, mengingat bertambah jauhnya jarak tempuh angkot.

Pada uji coba pelaksanaan trayek atau koridor TPK 2 dan TPK 3 ini selain diikuti Sekretaris Dishub Endang Suherman dan sejumlah kepala bidang, juga turut diikuti Wali Kota Bogor Bima Arya. (Donni/Foto:Indra) SZ

Komentar (0)


    Belum ada komentar untuk postingan ini

Komentari